Bukan maksud penulis mengatakan judul demikian. Ini hanyalah sebuah contoh dimana rentannya pelanggaran yang terjadi di lingkungan kita. Pelanggaran ini umumnya di Indonesia khususnya di lingkungan kampus.
Sebagai sebuah contoh, penulis mengambil cerita tentang pelanggaran yang terjadi pada waktu itu (penulis juga lupa tepatnya kapan), tetapi yang pasti terjadi setahun yang lalu.
Pada waktu itu, ketika penulis masih dalam masa ospek (penerimaan anggota baru dalam sebuah hima di kampus) kami dilarang untuk menggunakan motor, mobil pribadi dsb dengan tujuan agar kami semua merasakan bagaimana rasanya menjadi mah
asiswa atau lebih tepanya agar kami semua dalam posisi yang sam
a.
Sebagai mahasiswa yang tidak mau diatur seenaknya, penulis berniat untuk melanggar aturan ini. Alasannya simpel, penulis membutuhkan kendaraan pribadi, tiga kali ganti mobil jika menggunakan kendaraan umum. Sehingga bisa menghemat waktu 50% di samping hemat biaya 40% dan hemat stress 35%(wah kok jadi curhat yah, maaf).
Sebenarnya, waktu kejadian penulis baru selesai mengikuti perkuliahan dan berniat mengambil motor yang disembunyikan dari pantauan senior. Bersama salah satu sahabat saya, terlihat pemandangan unik. Ada mobil parkir di tempat dilarang parkir. Spontan penulis mengabadikan momen itu. Jadilah hasilnya seperti ini...

Sebenarnya bukan maksud penulis untuk menjelek-jelekan. Kembali kepada kita. Penulis hanya ingin berbagi mengenai suatu cerita untuk diambil pelajaran. Tapi kalau penulis melanggar aturan senior, itu beda cerita hehehehehe ^^y. Harap maklum.
Terima kasih telah berkunjung, silakan tinggalkan komentar





